Selasa, 28 Agustus 2012

Bagiku..

0 komentar
Bagiku kamu bukan sebuah kebahagiaan,
dan kamu pun bukan sebuah kesedihan.

Bagiku kamu bukan sebuah impian,
dan kamu pun bukan sebuah kenangan.

Bagiku kamu bukan sebuah cerita,
dan kamu pun bukan sebuah lagu lama.

Bagiku kamu bukannya pergi,
kamu hanya tak pernah ada di ruang ini.

Bagiku kamu bukannya mati,
kamu hanya tak pernah hidup disini.

Bagiku kamu bukan melodi,
kamu hanya goresan nama,
selintas pernah ku dengar di satu waktu...

*catatan terakhir tentang sebuah nama,
satu hadiah untuk hati disana.. "amnesia pada semua cerita tentangmu"




Read full post »

Sabtu, 25 Agustus 2012

Bahagia itu sederhana

0 komentar
Belajar dari mantan teman hati,, untuk bahagia itu sederhana saja nit...

Pertama, Tutup lembaran lama, buka lembaran baru. 
Lupakan masa lalu, lalu tatap masa depan dengan semangat yang baru. Jadi jangan pernah melodrama lagi dong nit. Hari berkabung sudah selesai. Semua masa lalu cuma tinggal cerita yang tidak akan bisa diubah lagi. Sejarah kan bukan untuk ditangisi, tapi untuk diambil pelajarannya agar kelak kita tidak melakukan kesalahan yang sama. Hapus airmata, lalu tersenyumlah karena esok matahari pasti bersinar lagi :) *mudah2an ga ujan ya :p

Kedua, Syukuri apa yang Allah beri. 
Semuanya sudah diatur sedemikian rupa oleh Sutradara Kehidupan yang sesungguhnya. Ada hal-hal  yang tidak bisa kita tawar-tawar lagi. Kita tidak bisa memilih mau lahir dari keluarga yang seperti apa, mau terlahir dari suku apa, mau lahir dengan fisik dan psikis yang seperti apa. Syukuri saja semua yang sudah Allah atur. Syukuri semua nikmat yang sudah kita nikmati. Jangan hanya mengeluh mau ini mau itu, tapi usaha pun nggak. Semua yang kita bisa miliki dan nikmati saat ini, sesuai dengan kemampuan dan usaha kita selama ini. Mau lebih? Usaha lagi dan tentunya tetap bersyukur. Bukankah Dia sudah bilang, "Jika kamu bersyukur pasti akan aku tambah (nikmat-Ku) untukmu..".

Ketiga, Berbahagia untuk kebahagiaan orang lain. 
Tidak perlu gelisah melihat teman-teman sudah punya pasangan. Tidak perlu iri melihat teman-teman sudah punya pekerjaan yang dirasa lebih baik dari kita. Tidak perlu panik melihat mantan sudah memulai hidup bahagia dengan pasangan barunya. Tarik ujung bibir sebelah kanan 2 cm, tarik ujung bibir sebelah kiri 2 cm :D Lalu terseyumlah. Tersenyum untuk kebahagian mereka yang kita sayangi, mereka yang tidak kita sukai, mereka yang melukai kita. Bukankah orang bijak pernah bilang, "Bukanlah kita tersenyum karena kita bahagia, tapi kita berbahagia ketika kita tersenyum". Trus gimana yah kalo kita masih ga bisa melakukannya. Mungkin hukum interaksi sosial berlaku disini. "Mengerti terlebih dahulu, baru minta dipahami". Jadi belajar memahami orang lain terlebih dahulu, baru bisa memahami kesedihan dan juga kebahagiaannya. Dengan memahaminya, kita baru bisa melihat dan merasakan kebahagiaannya juga.

Keempat, Fokus pada perbaikan diri, bukan orang lain.
Kita ini tempatnya salah. Dan memang tidak diciptakan sempurna. Tapi kita punya akal dan hati, jadi selalu ada kesempatan untuk memperbaiki kualitas diri, selama ada kemauan dan jauh dari rasa malas lho nit :p Fokuslah untuk selalu memperbaiki diri, bukan mengeluhkan keadaan dan orang lain. Fokuslah untuk perbaikan kualitas diri dari segi apapun, lalu nikmati semua fase perkembangannya :) Kita mungkin ga bisa mengubah orang lain, tapi kita bisa mengubah diri sendiri. Konon katanya, kehidupan itu merupakan pantulan dari perilaku kita. Seperti apa sifat, sikap dan perbuatan kita, seperti itulah balasan yang kita terima dari orang lain.

Kelima, Bersemangat mencapai semua impian. 
Berarti jauh dari rasa malas, jauh dari rasa ga sanggup, jauh dari rasa ga pd, jauh dari putus asa. Selalu yakin bahwa ketika impian-impian sudah digantung di langit-langit, rencana-rencana disusun sedemikian baiknya, doa-doa dipanjatkan, dan action dimulai, maka alam semesta akan berpadu untuk merealisasikannya.
Read full post »

Kamis, 23 Agustus 2012

PancaAsusilaNita versi MantanTemanHati

1 komentar
  1. Egois tingkat tinggi
  2. Tukang ngambek
  3. Pemalas
  4. Negatif Thinking
  5. Tidak Fleksibel
Sore tadi menjelang bubar kantor, sedikit berbincang-bincang via bbm dengan mantan teman berbagi rasa. Suasana sedikit hangat, setidaknya aku bisa jaga emosi agar tidak memancing keributan lagi. Maka mengalirlah satu pembicaraan langka, pembeberan dosaku.

Selama ini kami berkawan dekat, dia memang jarang mengeluh. Hanya dua sifat burukku saja yang sering dibahas. Itu pun aku sendiri yang menyadarinya. Dan tadi, akhirnya dia membeberkan dosa-dosaku. Semua hal yang membuatnya harus menyudahi semua perjuangan.

Tidak masalah dia menceritakan semuanya. Malah harusnya dia cerita semuanya sejak awal. Bukan justru didiamkan sampai jadi benci begitu dihatinya. Dan sebenarnya ada kelanjutannya, bukan hanya pancaasusila saja. "banyaklah, cuma selebihnya lupa", begitu katanya.

Hmm.. timbangan keburukanku di matanya benar-benar berat nampaknya. Selama ini dia ga pernah mau terus terang bilang seperti itu. Makanya aku masih juga bertanya-tanya kenapa tiba-tiba dia berubah. Sekarang setidaknya aku jadi tahu seberapa minusnya aku selama ini. Tapi untunglah bukan dia yang akan menimbang kebaikan dan keburukanku satu hari nanti :)

Terima kasih untuk koreksinya bung ^o^ Kebaikanku tidak perlu disampaikan (kalo ada :p), keburukan-keburukankulah yang seharusnya disampaikan untuk perbaikan. Sungguh kali ini aku ga tersinggung dengan pembeberan dosa ini :D
Read full post »

Rabu, 22 Agustus 2012

Say Goodbye for GALAU

0 komentar
Galau itu bagaikan badai, padahal badai saja hanya sesaat, lalu ia pergi dan berlalu ^o^

Jadi malam ini, aku ingin menulis untuk aku.

Ucapkan selamat tinggal untuk galau nit! Malam ini juga dia harus angkat kaki dari hati ini. Sudah berbulan-bulan ia menjadi tamu tak diundang. Padahal tamu yang menginap 1x24 jam saja harus lapor ke Pak RT :p Jadi dia tidak boleh lagi menginap di hati. Besok pagi, kamu harus siap-siap menyambut hari yang cerah. Disanalah mimpimu akan dimulai :)

  1. Mulai menata hati yang kusut, 
  2. Mulai memperbaiki akhlak yang tercemar, 
  3. Mulai mempelajari bahasa ibu Pangeran William (ketinggalan bener ya *_* orang udah belajar bahasa alien, kita masih belajar bahasa inggris ajah), 
  4. Mulai mendengarkan suara hati yang paling dalam (dengarkan seksama apa yang kamu inginkan, bukan apa kata orang nanti),
  5. Mulai belajar tersenyum pada masa lalu (ikhlaskan dia tenang disisinya),
  6. Mulai berjalan2 di penjuru bumi Allah yang lain,
  7. Mulai menulis apa saja (asal ga menghina-hina orang lah),
  8. Mulai memotret apa saja (mari menabung, kita perlu kamera SLR),
  9. Mulai belajar menaklukan mobil ^o^,
  10. Mulai mencintai diri sendiri (buang rasa minder sejauh2nya dunk), 
  11. Mulai berselancar menjemput rizki Allah yang terbaik dan banyak :D (cemangat yah,, kita harus kaya dengan benar),
  12. Mulai ini mulai itu, mulai segala yang baik2 lah pokoknya ....  ^_^

Jadi tak ada waktu untuk memelihara nona galau. Say gudbye for galau ^o^


Read full post »

Curhat ngalor ngidul

0 komentar
Malam ini pengen curhat ngalor ngidul ga jelas tentang perasaan yg lagi serba ga jelas :p

Pertama, aku mau cerita tentang tuan di masa lalu, dia yang akhirnya memilih pergi dari hidupku. "Aku masih sayang kamu ta, tapi aku udah ga bisa sama-sama lagi". Begitulah kalimat yang selalu didendangkannya. Hari ini untuk kesekian kalinya, kami berbincang2 via bbm dan ym, tentu dengan suasana yang panas penuh emosi. Hehehehe... Entah kapan baru bisa berbicara dengan suasana sejuk seperti di pegunungan. Kali ini dia bercerita tentang perkembangan hubungannya dengan kawan barunya. Aku cemburu? Oh tentu saja :p
Pelajaran yang bisa aku ambil hikmahnya dari hubungan kami selama ini adalah hati ini ada pembolak-baliknya. Hari ini kita saling cinta, boleh jadi besok saling benci. 
Ada benarnya apa kata orang,, jgn terlalu cinta pada seseorang, kelak kamu akan terluka karena rasa cinta itu. Jadi intinya, yg biasa2 ajalah kalo menyimpan rasa. Jangan terlalu dalam, jangan terlalu tinggi. Oh ya, tadi ym-an terakhir dia bilang, "masih banyak yang lebih baik dari aku". Lalu ku jawab, "memang :p" Hohohohohoho....

Kedua, tentang seseorang yang tersembunyi dalam pikiran ini ^o^ Entah bagaimana mendeskripsikan orang ini. Aku suka? Tidak juga. Aku kagum? Tidak juga. Lalu? Aku juga tidak tahu :p Hanya saja, sejak sebelum hati ini berkelana ke beberapa nama, aku tahu dia orang baik. Hmmm.. itu saja sih :p
Tapi kadang aku berpikir kalau saja aku bisa menjaga pikiran dan hati dengan baik selama ini dan kami bisa menemukan new good place, tempat Tuhan turunkan rizkiNya untuk kami, aku rasa aku akan berpikir dengan jernih bahwa dia mengalahkan beberapa nama selama ini.

Ketiga, tentang sebuah nama yang aku sendiri tidak tahu bagaimana wujudnya. Belakangan nama itu disodorkan dalam sebuah pembicaraan. Aku tertarik? Tidak tahu. Tapi sejujurnya aku memang sedang lelah dengan cerita masa lalu dan semuanya. Maka ketika nama itu disodorkan, aku sedikit berkelana dengan pikiran sendiri. Bermain-main dengan bayangan masa depan. Barangkali sedikit terpacu melihat tuan di masa lalu sudah mulai asyik bersama kawan barunya. Tapi tadi, tiba-tiba tersadar pada sebuah hal. Asal muasal semua alasan nama itu akhirnya disodorkan. Hohohoho.... Aku tahu aku harus menarik kembali layang-layang yg sudah aku ulur hendak diterbangkan. Ada sebuah catatan kaki disana, dan aku menangkap sebuah pesan dari diri sendiri,
"aku ingin hari itu tidak perlu ada"  :)

Keempat, tentang kelanjutan mimpi-mimpi. Ada sepuluh poin cita-cita yang pernah aku tulis dalam buku catatanku ketika kuliah. Mungkinkah semuanya akan terealisasi dengan segala keterbatasanku? Keterbatasan otak, raga, uang, juga waktu. Belum apa2 aku sudah takut duluan. Terbayang2 siapa nita gitu lho.
Tapi kalau tidak berani, maka bagaimana aku harus menutup episode hidup di dunia? Aku tidak ingin hidup sekedar menumpang lewat.

Kelima, tentang pergi dari gedung itu. Tidak ada yg salah dengan tempat itu. Hanya saja, karena kesalahan sendiri, aku merasa lelah. Terlalu banyak memory, terlalu banyak hal yang ingin aku lupakan. Maka ketika aku masih menjalani hari-hari disana, semua kesedihan karena urusan hati itu selalu terbayang2. Jadi malam ini, berjanjilah nita.
Berjanjilah kamu akan keluar dari sana tahun ini juga.

Dan terakhir, bertanya-tanya sendiri. Sebenarnya apa yang aku mau, apa yang harus aku lakukan sekarang. Seringkali hati, pikiran dan tindakanku tidak sejalan. Dan saat ini jawabnya adalah,, aku mau tidur dulu ya :p Biar dipikirkan kembali besok pagi, sekarang lebih baik terlelap dulu, ngantuks *_*



Read full post »

Rabu, 15 Agustus 2012

Belajar dari Monkey dulu ya :D

0 komentar
 
Saya teringat cerita seorang guru ngaji di masjid. Pada satu hari di hutan, saat angin berhembus kencang, seekor monyet berpegangan erat pada sebatang pohon. Sangat erat, hingga ketika pohon terombang ambing pun, si monyet yang mencengkeram batang pohon tersebut tetap bisa bertahan disana. Tidak terjatuh atau terhempas sama sekali. Lalu di satu waktu yang lain, ketika angin bertiup sepoi-sepoi, tiba-tiba si monyet terjatuh. Rupanya dia sedang berleha-leha sambil rebahan di pohon kesayangannya tersebut. Dikiranya hanya angin sepoi-sepoi, jadi dia tidak merasa perlu berpegangan erat di batang pohon.

Cerita itu sederhana sekali, tapi membekas dalam ingatan saya. Mirip sekali seperti saya barangkali. Bukan fisiknya yang mirip lho ya :p Ketika sedang ditimpa masalah, maka saya akan berkata, "Ya Allah.. tolonglah... tolonglah.. tolonglah...". Doa-doa dipanjatkan dengan sepenuh harap, khusyuk sekali dalam melantunkan doa sehabis sholat. Merasakan ketergantungan yang sangat dengan Allah. Maka dalam ujian kesulitan itu, kita malah tambah kuat.

Tapi ketika sedang dalam keadaan lapang, saya merasa ada banyak waktu untuk bersantai, menunda-nunda mendekati-Nya. Lalu selesai sholat, berdoa pun menjadi ingin cepat selesai. Mungkin berpikir sedang tidak terlalu membutuhkan bantuanNya, maka jiwa menjadi lalai. Merasa cukup ahli menyelesaikan urusan sendiri. Maka inilah ujian dalam bentuk kesenangan itu. Dan kita sering jatuh ketika ada disini..
Read full post »
 

Copyright © Ladyspiliang Design by Free CSS Templates | Blogger Theme by BTDesigner | Powered by Blogger