Imam Ibnul Qayyim mengatakan "Ketika orang lain bergantung pada dunia, gantungkanlah dirimu hanya kepada Allah. Ketika orang lain merasa gembira dengan dunia, jadikanlah dirimu gembira karena Allah. Ketika orang lain merasa bahagia dengan kekasih-kekasih mereka, jadikan dirimu merasa bahagia dengan Allah. Dan ketika orang-orang pergi menghadap raja-raja dan pembesar-pembesar mereka untuk mengais harta dan mencintai mereka, jadikan dirimu betul-betul mencintai Allah."
Kalimat itu saya baca dari majalah Tarbawi. Mungkin karena sedang merasa
sendiri dan dirundung masalah hati, kalimat-kalimat itu terasa menyentuh sekali
di hati ini. Jadi sadar kembali, ada tempat untuk berlari, tempat untuk
mengadu, dan saya tidak sendiri.
Dan merasa timingnya hampir tepat karena besok mulai masuk bulan Ramadhan,
bulan yang dijanjikan penuh dengan keberkahan dan pengampunan. Sebulan penuh
segala kebaikan digandakan pahalanya 70x lipat. Saya pernah berpikir, andai
saja setiap kebaikan dan amal ibadah ada bandroll nilainya, kita pasti semangat
sekali mau mengambilnya ya :p Sayangnya, jalan-jalan menuju surga memang tidak
dihiasi dengan hamparan pemandangan yg selalu menarik bagi sudut pandang orang
seperti saya.
Jangankan yang sunnah, yang wajib saja masih sering susah payah
dilaksanakannya. Jangankan tertib menjalankan perintahnya, yang dilarang aja
masih sering dilakukan. Benar-benar masih perlu pembenahan lagi dan lagi. Dan
saya merasa ramadhan kali ini sungguh waktu yg saya nantikan. Yap, meskipun
lagi-lagi karena urusan hati yang tidak kunjung selesai atau lagi-lagi berharap
bisa jadi pns seperti pesan orang tua, tapi setidaknya baru kali ini saya tidak
sabar menanti bulan ramadhan. Kalau kata teman senasib sepenanggungan,
"iya ga sabar mau berdoa mohon dikirimkan pangeran tampan di bulan suci
ini ya nit." Hehehehehe...
Dan apapun latar belakang yang membuat kita tak sabar menanti bulan
ramadhan, semoga dicatat sebagai amal baik oleh malaikat raqib :) Selamat
datang bulan ramadan, semoga kami bisa menghayati kehadiranmu. Semoga dosa-dosa
diampuni, doa-doa diijabah. Amin ya rabbil alamin.
Rasulullah saw bersabda, "Telah datang kepadamu bulan Ramadhan. Bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan atas kamu shaum di bulan ini. Pada bulan ini pintu-pintu jannah di buka, pinntu-pintu nar ditutup dan syaiton-syaiton di belenggu. Di bulan ini terdapat satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Barang siapa tidak mendapatkan kebaikan di bulan ini, niscaya tidak ada kebaikan baginya." (HR. Ahmad)

0 komentar:
Posting Komentar