- Egois tingkat tinggi
- Tukang ngambek
- Pemalas
- Negatif Thinking
- Tidak Fleksibel
Selama ini kami berkawan dekat, dia memang jarang mengeluh. Hanya dua sifat burukku saja yang sering dibahas. Itu pun aku sendiri yang menyadarinya. Dan tadi, akhirnya dia membeberkan dosa-dosaku. Semua hal yang membuatnya harus menyudahi semua perjuangan.
Tidak masalah dia menceritakan semuanya. Malah harusnya dia cerita semuanya sejak awal. Bukan justru didiamkan sampai jadi benci begitu dihatinya. Dan sebenarnya ada kelanjutannya, bukan hanya pancaasusila saja. "banyaklah, cuma selebihnya lupa", begitu katanya.
Hmm.. timbangan keburukanku di matanya benar-benar berat nampaknya. Selama ini dia ga pernah mau terus terang bilang seperti itu. Makanya aku masih juga bertanya-tanya kenapa tiba-tiba dia berubah. Sekarang setidaknya aku jadi tahu seberapa minusnya aku selama ini. Tapi untunglah bukan dia yang akan menimbang kebaikan dan keburukanku satu hari nanti :)
Terima kasih untuk koreksinya bung ^o^ Kebaikanku tidak perlu disampaikan (kalo ada :p), keburukan-keburukankulah yang seharusnya disampaikan untuk perbaikan. Sungguh kali ini aku ga tersinggung dengan pembeberan dosa ini :D

emmm...poin 1, 3, 4 ga saya temukan tuh selama berteman sama nona philiang ini..tapi, layaknya pendapat yg SOPnya harus dihargai, saya pun menghargai pendapat mantan teman hatinya nita ...#ups... :) mari kita sama2 perbaiki diri....
BalasHapus